Hari itu, hari
yang mampu membuat jantungku berdegup kencang. Bahkan (si)apapun tak mampu
meredamnya.
Mungkin kali itu
aku hanya berpikir, pelukmulah yang menjadi penenangnya.
“Bagaimana bisa,
di hari yang biasa dinanti-nanti para wanita ini aku justru melelehkan air
mata?”, pasti pertanyaan ini yang terngiang dalam otakmu sewaktu lalu.
Kamu tau.. ini
bukan air mata sembarangan.
Ini air mata
bahagia, saking bahagianya sampai-sampai harus air mata yang mewakilinya.
Bahagia sungguh, karena kini ada sesuatu yang kau lingkarkan di jari manis
kiriku.
Karena sebuah
janji tengah diikrarkan, dihadap banyak orang.
10-11-12 adalah hari
berurutan yang sungguh menakjubkan (bagi kami).
Sistematikanya
begini,
10-11-12; ikrar
dan harap kami rangkai dalam sebuah peristiwa,
11-11-12; hari
pertama kami merasa satu jiwa, kedekatan yang luar biasa,
12-11-12; ini
harinya, hari dimana ia bahagia telah sekian tahun menapaki perjalanan di
bumi-Nya –ulangtahun tepatnya-
Kamu, lelaki yang
mampu mengambil habis hatiku tanpa tersisa.
Aku, wanita yang
selalu mendamba pelangi, kini menemukan pelangi(nya) di kamu.
Aku dan kamu kini
satu, berharap masih ada pelangi baru yang Tuhan ciptakan kemudian.
-Pertengahan tahun depan-
DPS-JN, 061212
Hutang tulisan-
lunas terbayarkan.




0 komentar:
Posting Komentar